Sabar Adalah Kunci, Manchester United Butuh Waktu
Wayne Rooney mengatakan Manchester United butuh dua hingga tiga tahun untuk kembali merajalela di papan atas sepakbola Inggris.
Rooney menikmati sukses besar di Old Trafford dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah si Setan Merah dengan koleksi lima gelar juara liga dan Liga Champions di antara deretan trofi lainnya.
Bintang berusia 34 yang meninggalkan klub pada 2017 setelah 13 tahun berpetualang di Manchester ini juga merupakan anggota tim United terakhir yang merajai Liga Primer pada 2012/13.
Sejak saat itu United menderita, mereka hanya dua kali jadi runner-up Liga Primer, dan sekarang pasukan Ole Gunnar Solskjaer menempati peringkat lima, tertinggal 37 poin dari Liverpool.
“Dibutuhkan waktu. Saya yakin, mereka butuh dua atau tiga tahun lagi. Mereka harus mendatangkan sejumlah pemain, mereka harus membuang sejumlah pemain,” kata Rooney.
“Perubahan tidak akan terjadi dengan cepat. Mereka telah mencoba itu bersama Louis van Gaal dan Jose Mourinho.”
“Lihat saja bagaimana kerja keras Liverpool dan Manchester City. Anda tidak bisa membeli tim untuk kemudian menantang mereka. Anda lihat saja bagimana Liverpool membangun tim seperti sekarang.”
“Pep Guardiola secara bertahap mendatangkan pemain dan menerapkan gaya bermain.”
“Jadi United harus bersabar dan mencoba membangun tim kuat yang bisa bersaing dengan kedua tim itu. Fans Manchester United harus bersabar dengan proses.”
Rooney kemudian membicarakan soal pertemuan Derby County dengan mantan timnya.
“Tidak sabar,” ujarnya di laman resmi klub.
“Saat undian, tim yang saya inginkan adalah Man United. Ketika itu kami sedang ada di bus dalam perjalanan menuju hotel ketika undian berlansung.”
“Kemudian kami semua berteriak ketika dipertemukan dengan Manchester United.”
“Undian hebat, bertemu United di kandang sendiri bagi fans adalah duel yang layak untuk ditonton secara langsung.”
“Melawan United adalah tantangan besar dan menjajal kemampuan apakah kami bisa mengalahkan mereka. Ini tantangan dan kami sangat menantikannya.”